
SURABAYA – Kepala BNN kota Surabaya Heru Prasetyo menerima audiensi Pimpinan Redaksi Lira Media Revolusi , di Ruang BNN Kota Surabaya pada Rabu (19/11/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi BNN dan media dalam penyebarluasan informasi terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba di Surabaya .
Dalam pertemuan, Kepala BNN Kota Surabaya didampingi oleh Novi p2M dan Dewi Humas,Nadia Mensos menjelaskan terkait informasi terkini mengenai fenomena kompleks yang terjadi di masyarakat terutama dalam penanganan permasalahan narkotika.
Kepala BNN Kota Surabaya menyampaikan pentingnya peran media dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba lewat esensi yang diangkat dari sisi humanis, dan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi anak muda. Kolaborasi dengan Media Lira Revolusi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik dan membangun dukungan secara kolektif terhadap program-program yang dijalankan oleh BNN kota Surabaya , terutama mengangkat program tematik dan ikonik.
“Saya berharap (isu) narkoba ini juga bisa kembali terangkat karena ada hal-hal esensi yang Saya ingin angkat, seperti sisi humanis dan kemanusiaannya, ini kan semua realitas yang memang terjadi. Saya berharap mungkin ada dua hal yang harus dipertimbangkan, pertama fenomena yang kompleks dan kedua Kita harus melihat anak muda Kita bukan pembaca yang baik tapi menyerap. Ini menjadi sasaran dan media bisa menjadi jalan tengah,” kata Marthinus Hukom.
Redaksi Lira Media Revolusi menyambut baik kesempatan ini dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemberitaan yang objektif, edukatif, dan mendalam mengenai isu narkoba. Dalam diskusi ini juga mencakup berbagai aspek strategis dalam membangun narasi positif tentang pencegahan narkoba serta upaya rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.
“Jika ada beberapa yang Kami upayakan untuk menyuarakan informasi yang jernih demi literasi publik yang lebih baik, informasi tentang narkoba, peredarannya, hukumnya, serta kampanye pencegahannya. Itu yang menurut Kami yang terus didengungkan, jadi kolaborasi dengan BNN Kota Surabaya salah satu celah karena banyak sekali literasi publik yang rendah,” ujar Yusno Hadi
Dengan adanya audiensi ini, BNN Kota Surabaya berharap hubungan kerja sama dengan media Lira Revolusi semakin erat, sehingga informasi terkait pemberantasan narkoba dapat tersampaikan secara luas dan efektif kepada masyarakat (Adi)