
Tuban- Liramediarevolusi.com – Ratusan tukang becak parkiran Sunan Bonang, pedagang kaki lima dan pedagang asongan melakukan unjuk rasa dengan damai di depan kantor Pemda kabupaten Tuban, Rabu, 04 februari 2026 dengan tuntutan penghapusan shuttle.
Dapat di jelaskan shuttle adalah transportasi atau kendaraan antar jemput dari satu titik ke titik lain pendemo menuntut tindakan tegas dari pihak berwenang Dinas Perhubungan, Polres Tuban, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban untuk menghentikan oprasi shuttle liar dari titik parkiran Asmoro Qondi ke makam mbonang.
Kata salah satu pengunjuk rasa mengungkapkan keresahanya kepada awak media ini yang tidak mau di sebut namanya, sebut saja SN, kalau suhtlle gak di hentikan oprasionalnya yang antrian di parkiran bonang gak dapat penumpang mas terus kita makan apa ?
Lima orang perwakilan unjuk rasa berserta ketua korlap aksi unjuk rasa sebut saja mas Tono di terima untuk menyampaikan aspirasinya dengan dinas terkait.
Ratusan anggota polres tuban di terjunkan untuk mengamankan aksi tersebut
Usai audiensi pemkab Tuban menyatakan akan menghentikan operasional shuttle serta becak motor dan mengembalikan becak sebagai transpotasi utama bagi peziarah Sunan Bonang.( Arifin)