Science Class SMA Katolik Frateran Surabaya Eksplorasi Ecoprint sebagai Karya Kreatif Berbasis Lingkungan

Bagikan Artikel

Surabaya — Lira Media revolusi.com – Upaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan bermakna terus dilakukan SMA Katolik Frateran Surabaya. Salah satunya melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Eco Print for Impact: Berkarya dengan Makna, Berdampak bagi Sesama”, hasil kolaborasi dengan Universitas Ciputra Surabaya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Gedung Universitas Ciputra Surabaya, dan diikuti oleh siswa kelas X Science Class, yakni Natural Science Class (NSC) dan Social Science Class (SSC). Rabu (11/02/2026)
Workshop ecoprint ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman nyata (experiential learning), penguatan kreativitas, serta pembentukan karakter peserta didik.

Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya diajak untuk mempelajari teknik seni, tetapi juga memahami keterkaitan antara kreativitas, kepedulian lingkungan, dan peluang kewirausahaan berkelanjutan.
Sejak awal kegiatan, siswa mendapatkan pemaparan mengenai konsep dasar ecoprint sebagai teknik berkarya ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar, seperti dedaunan dan tumbuhan. Para narasumber juga menekankan pentingnya kesadaran terhadap proses berkarya, mulai dari pemilihan bahan, ketelitian dalam pengerjaan, hingga pemaknaan hasil karya sebagai produk yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi.

Sesi materi dan pendampingan workshop dipandu oleh dosen Program Studi Fashion Design and Business Universitas Ciputra Surabaya, Bapak Fabio Ricardo Toreh, S.Ds., M.Ds., bersama Kak Callista Oktavia Purnomo Sidi, serta didukung oleh kakak-kakak mahasiswa dari jurusan Fashion Design & Business Universitas Ciputra Surabaya. Kolaborasi lintas jenjang pendidikan ini memberikan suasana belajar yang interaktif dan inspiratif bagi para siswa.

Memasuki sesi praktik, para siswa diajak langsung membuat ecoprint dengan teknik pounding, yaitu memukul daun di atas media kain totebag untuk menghasilkan motif alami. Beragam jenis daun digunakan, dan siswa diberikan kebebasan penuh untuk mengekspresikan ide kreatif mereka. Tema yang diangkat pun beragam, mulai dari cinta lingkungan, figur atau ikon tertentu seperti rubah ekor sembilan dan lebah, hingga tema ekspresi diri. Suasana workshop berlangsung aktif, dinamis, dan penuh antusiasme, meskipun prosesnya menuntut ketelatenan dan energi ekstra.

Setelah istirahat makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi hasil karya. Pada tahap ini, siswa tidak hanya menampilkan totebag ecoprint yang telah mereka buat, tetapi juga menyampaikan cerita, filosofi, dan makna di balik desain masing-masing. Diskusi kemudian diarahkan pada potensi pengembangan ecoprint sebagai produk kreatif bernilai jual, sehingga siswa memperoleh gambaran nyata mengenai peluang kewirausahaan berbasis keberlanjutan.
Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh dosen Universitas Ciputra dan guru pendamping SMA Katolik Frateran Surabaya, terpilih tiga siswa dengan karya terbaik. Penilaian didasarkan pada kerapian hasil pounding, keunikan dan kreativitas ide, serta kemampuan storytelling dalam mempresentasikan karya. Ketiga siswa tersebut adalah Betrand Yobel Chrissander (X NSC), Ni Putu Maritza Prameswari Widyarani (X NSC), dan Joyceline Keisha Trisana (X SSC).
Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta diajak melakukan refleksi bersama. Siswa diajak menyadari nilai kesederhanaan, pentingnya proses dalam berkarya, serta dampak karya kreatif bagi sesama dan lingkungan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sesi foto bersama, dan campus tour Universitas Ciputra Surabaya, yang memberikan pengalaman tambahan bagi siswa untuk mengenal suasana dan fasilitas dunia perguruan tinggi.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Katolik Frateran Surabaya, Aloysius Jaka Susanta, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah pengembangan kurikulum sekolah.
“Kolaborasi antara SMA Katolik Frateran Surabaya dan Universitas Ciput


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *