
Surabaya — Liramediarevolusi.com – Tim bola basket SMAK Frateran Surabaya menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara dalam ajang VITA CUP 2026.
Kemenangan ini bukan sekadar tentang piala, melainkan menjadi simbol keberhasilan proses panjang pembinaan karakter, disiplin, dan kebersamaan yang ditempa melalui kegiatan ekstrakurikuler bola basket selama hampir tiga tahun, khususnya bagi para siswa kelas 12.
Manager tim, Aloysius Catur Hery Purnama, menegaskan bahwa VITA CUP 2026 memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan sekadar hasil akhir pertandingan.
Menurutnya, sebagian besar pemain tidak rutin mengikuti turnamen besar dan lebih banyak mengasah kemampuan melalui latihan ekstrakurikuler di sekolah. Namun, justru dari proses itulah nilai-nilai penting terbentuk.
“VITA CUP 2026 bukan hanya soal juara, tetapi tentang proses yang dibentuk melalui ekstrakurikuler bola basket. Selama hampir tiga tahun, siswa kelas 12 belajar disiplin, kerja sama, dan mental juang. Meski sebagian besar jarang mengikuti turnamen dan lebih banyak berlatih di ekstrakurikuler, komitmen dan kebersamaan akhirnya berbuah prestasi,” ungkap Aloysius.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain atas dedikasi dan kesetiaan mereka. “Semoga nilai-nilai yang didapat dari basket menjadi bekal berharga di masa depan. Juara di lapangan, kuat dalam karakter,” tambahnya.
Sementara itu, Vincentius Seconda, selaku pelatih tim basket SMAK Frateran Surabaya, menyebut kemenangan ini sebagai persembahan terakhir para pemain kelas 12 sebelum mengakhiri masa SMA mereka. Ia mengapresiasi pengorbanan besar yang dilakukan anak asuhnya, termasuk harus membagi waktu antara latihan, pertandingan, dan kewajiban akademik.
“Kemenangan ini kami dedikasikan untuk pertandingan terakhir sebagai siswa SMAK Frateran Surabaya.
Anak-anak tampil sangat luar biasa, mengingat pengorbanan mereka yang harus meninggalkan pelajaran. Ini adalah hasil dari komitmen dan kerja keras mereka selama di Frateran,” ujarnya.
Coach Vincentius juga berharap prestasi ini tidak membuat para pemain cepat berpuas diri. “Saya berharap anak-anak terus berprestasi ke depannya, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” tegasnya.
Dari sisi pemain, rasa syukur dan haru turut mewarnai kemenangan ini. Renxilo Andres Chiu, salah satu pemain tim, mengungkapkan bahwa VITA CUP 2026 menjadi momen yang sangat spesial karena merupakan turnamen terakhir bagi mereka sebagai siswa kelas 12.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih kemenangan di VITA CUP 2026. Turnamen ini menjadi momen terakhir kami kelas 12 bertanding bersama sebagai satu tim,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. “Prestasi ini berkat dukungan sekolah, manajer, pelatih, dan asisten pelatih yang selalu melatih dan mendukung kami. Semoga ke depannya kelas 12 bisa sukses dengan jalannya masing-masing, dan prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMAK Frateran Surabaya,” tambah Renxilo.
Hal senada disampaikan oleh Jonathan Virya Putra Wijaya, yang menilai perjuangan selama tiga hari pertandingan terbayar lunas dengan hasil juara. Menurutnya, kekompakan tim dan dukungan penuh dari lingkungan sekitar menjadi kunci keberhasilan.
“Pertandingan selama tiga hari membuahkan hasil yang memuaskan dengan diraihnya kemenangan di Event VITA CUP 2026.
Prestasi ini merupakan hasil perjuangan dan kerja keras bersama, dengan dukungan coach, guru, serta orang tua yang senantiasa mendampingi tim basket Frateran,” jelas Jonathan.
Ia berharap kemenangan ini menjadi titik awal bagi regenerasi dan kemajuan tim basket SMAK Frateran Surabaya ke depannya.
“Semoga tim basket Frateran tidak mudah menyerah dan menjadikan kemenangan ini sebagai awal untuk terus berkembang serta melanjutkan prestasi sekolah,” pungkasnya.
Kemenangan di VITA CUP 2026 ini sekaligus menegaskan komitmen SMAK Frateran Surabaya dalam membina siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh dalam karakter, sportivitas, dan kerja sama tim. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus berjuang, berproses, dan berprestasi.(Red/Adi)